Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

Featured Slider Styles

Display Grid Slider

Grid Slider Styles

Display Trending Posts

Display Author Bio

Display Instagram Footer

Dark or Light Style

Powered by Blogger.

"Terrestrial" ETU Spring Summer Collection 2017/18



Setelah bekerja sama menampilkan koleksi “La Voyageuse” di Virgin Australia Melbourne Fashion Festival di awal tahun 2016, ETU kembali dipercaya oleh Toray Industries, Jepang untuk menggunakan material ramah lingkungan berteknologi tinggi, Ultrasuede, pada pagelaran Spring/ Summer Jakarta Fashion Week 2017 ini (lihat link https://goo.gl/hIiPT9). Meskipun berbahan tebal seperti kulit asli atau suede, Ultrasuede dapat digunakan sepanjang tahun dan akan terasa dingin saat musim panas karena teknologi fiber pada konstruksi hand-feel dan breathability-nya.

Pada JFW 2017 ini, ETU kembali dipercaya oleh Indonesia Fashion Forward (IFF) dan Femina untuk menampilkan koleksi S/S 15 terbarunya dengan title “Terrestrial”. Dalam koleksi ini, ETU mempresentasikan kurang lebih 13 look yang didominasi oleh material ultrasuede dan cotton untuk mengeksplorasi teknik flounces dan ruffles, di mana siluet yang ditampilkan berhasil  menyatukan konstruksi office wear yang boxy dan formal, dengan sisi feminine wanita sukses yang berkarakter kuat, melalui efek garment yang flowy dan natural.

Buat aku,”It’s like everyone loves you, but you’re untouchable. Because, you are the boss!

Secara garis besar, Terrestrial juga bercerita tentang sesuatu yang earthy dan natural. Palet warna yang ditampilkan merupakan warna yang lembut dan nyaman, seperti warna nude, coklat, hijau pupus, biru, dan putih. Apalagi teknik flounces dan ruffles dengan detail kerutan berpola yang terinspirasi beberapa elemen alam seperti daun, bunga, awan, dsb. ini, mampu menambah sentuhan klasik yang selaras dengan sisi kewanitaan yang ditampilkan pada koleksi terbaru ETU ini.

#photographer @cocobi
#stylist @chekkacuomova
#makeup @neosevituri
#shoes @shotistic @anditawidy
#model @irina_sennikova @wynnmodels

_LovEtu_
QuickEdit
Restu Anggraini
2 Comments
Share This Post :

VAMFF: Pengalaman Fashion Show di Negeri Kanguru


Sebenernya udah lama banget aku pengen sharing tentang pengalaman aku setelah terpilih sebagai pemenang The Australia-Indonesia Young Fashion Designer of the Year 2015-16 di Jakarta Fashion Week 2016 tahun lalu (baca artikel ini: Australia Fashion's Big Moment in Indonesia).  Tapi setelah rangkaian kegiatan fashion show di VAMFF Maret 2016 lalu, ternyata aku makin sibuk dan mager buat nulis hahahahahahaha :P jangan ditiru! 
Akhirnya, baru sekarang deh kesampean untuk nulis tentang pengalaman aku selama di Melbourne. Selain itu, momen nya juga pas banget karena tahun ini JFW dan AIC (Australia-Indonesia Centre) kembali ngadain award ini untuk ketiga kalinya secara berturut-turut dari tahun 2014. Pas banget untuk panas-panasin temen-temen IFF (Indonesia Fashion Forward) yang ikut kompetisi AIC Fashion Award tahun ini supaya makin semangat bikin koleksi, business plan, dan presentasi saat final... hahahahahha ganbatte......

Bisa dikatakan, hal yang paling seru dan berkesan dari event VAMFF X ETU ini adalah Wardah Beauty menjadi sponsor utama ETU untuk creating engagement event bersama Muslim fashion designer Australia dan desainer hits Indonesia seperti Ria Miranda, desainer sepatu Shotistic Andita Widy, dan Fashionpreneur gorjes Mamak Sarah Sofyan yang punya butik kece banget di Cikajang, Kebayoran Baru; Rumah Ayu untuk memperkenalkan brand lokal kita ke pasar internasional. Ngga lupa, ETU juga disponsorin oleh BEKRAF Indonesia, TORAY Industries, Mitsubishi UFJ Research & Consulting (MURC), dll..

Oke, tanpa berpanjang lebar lagi ngejelasin satu per satu, aku udah siapin reportnya dalam bentuk screenshots sbb:
Ini Sponsor-Sponsor ETU saat di VAMFF 2016

Waktu Press Conference bersama Mba Via, PR Wardah paling hitss dan Pak Joshua M. Simandjuntak - Deputi Marketing BEKRAF

Ini lho enaknya jadi pemenang AIC Fashion Award; Diundang Mas Deddy LIVE di Hitam Putih (Bisa liat di Youtube) dan jadi Cover Majalah Noor..Alhamdulillah rezeki istri sholehah :P 

Disambut Menteri Luar Negeri Australia, the Hon. Julie Bishop; Live Interview, dan Masuk Big Bang Show KompasTV (Bisa search di Youtube "ETU" atau "Restu Anggraini")

Ketemu Fern Mallis yang buat NYFW, Business Networking, dan Lunch Cantik di Frank & Co. sama seluruh key person fashion di Australia

Dapat banyak ilmu dari Nicola Formichetti (Stylistnya Lady Gaga, Creative Dir. UNIQLO), Renzo Rosso (Chairman DIESEL), etc. Yang jelas, makanannya semua enak dan insyaAllah halal karena semua meeting bisa pilih menu sambil breakfast, lunch, or dinner.. hahaha (anaknya doyan makan).. Suami langsung naik 3kg pas pulang ke Jakarta..

Ini koleksi "La Voyageuse" F/W 2016 ETU saat di VAMFF. Pake bahan Ultrasuede yang zero waste dan dari recycled polyester dan botol plastik

Kedatangan tamu istimewa dari ISTANA NEGARA; Ibu Prof. Dr. Sri Adiningsih (Ketua Wantimpres RI) dan Bpk Eric Sumartono Darmanto (Senior Advisor Deputy III Kantor Staff Kepresidenan), juga Ibu Konjen Dewi Wahab.

"SUCCEEDING TOGETHER" engagement event with Wardah Beauty di Hotel Sofitel, Melbourne. Alhamdulillah full house dan tiket sold out dalam 2 jam.

ETU, Ria Miranda, Sarah Sofyan, Andita Widy, Wardah Beauty, Ibu Konjen, Laura Anderson, foto bersama. Mamas dan mbak bule semua belanja produk Wardah dan produk desainer Indonesia.

Mamak gorjes Sarsof, Andita Widy, Mba Via, dan Mba Ida Marlin dari Wardah ngasih make up tutorial yang hits dan kekinian bagi warga Australia di Melbourne dan sekitarnya.

Nah, ini yang paling seru: Muka aku dipajang di videotron di Federation Square di tengah kota dan diputer berulang-ulang dari pagi sampe sore.. Sampe lagi jahit pun ada di video.. hahahaha.. (lihat pojok kanan bawah yang ada foto suamik..)
Mba Via, PR Wardah paling Hits dan rajin jaga booth.. hahaha Alhamdulillah sold out ya sist..

Tangan dingin Mba Ida Marlin dengan Make Up Wardah Beauty

Penampilan stunning Mamak Gorjes Sarsof kasih Make Up Tutorial bareng Mba Ida dan Mba Via..

Koleksi RUMAH AYU x IKYK jadi rebutan abege dan ibu-ibu Australia

Senyum maksa bareng partner in crime; Designer Sepatu Kesayangan "Shotistic" Andita Widy

Uni Ria is always adeemm, elegan, dan keibuan.. hahahaha

Stylist Battle: Indonesia Vs Australia bareng Ibu wartawan multitalenta dari detik.com, Alissa Safiera.
Terakhir, bagi siapapun yang nanti menang AIC Fashion Award tahun ini, tips paling penting adalah: bawa baju ganti sebanyak-banyaknya karena acara selama 10 hari ga berhenti-berhenti dari subuh sampe jam 10 mlm (yes, acara dimulai dengan breakfast meeting dari jam 5 pagi dan berakhir fashion show jam 10 mlm). Jangan lupa jaga kesehatan dan solat yaa!



_LovEtu_
QuickEdit
Restu Anggraini
6 Comments
Share This Post :

ETUVLOG #003: Tutorial Hijab Square


Hiiii....
Hari ini aku mau memberikan 3 tutorial menggunakan Hijab Square dengan bahan Voal. Apa sih bahan voal itu? Enak gak sih bahan voal?
Nah aku mau cerita sedikit tentang bahan voal atau voile. Bahan voal atau voile adalah bahan yg soft, sheer fabric dan light weight; yang terbuat dr bahan katun 100% atau bahan campuran katun/ cotton blend (biasanya di-blend dengan linen atau polyester) dan untuk bahan #voalbasic @ra_info ini merupakan bahan cotton blend yang dicampur dengan polyester.
Kok di-blend? Kenapa gak katun aja 100%? Bukannya polyester panas ya? 
Nahhhh ini diaa, polyester menjadi campuran untuk bahan #voalbasic @ra_info karna sifatnya yang tidak mudah kusut, anti bacterial dan cepat kering sehingga ketika di campurkan ke bahan katun yg memiliki sifat mudah menyerap keringat, mudah kusut dan breathable karna sifatnya yg organik membuat komposisi scarf ini menjadi pas! Sehingga bahan #voalbasic ini menjadi tidak mudah kusut, adem, ringan, serta nyaman digunakan. Kelebihan lainnya, bahan ini terlihat agak sedikit mengkilat, sehingga menghasilkan look yang elegant. Kalau dilihat-lihat seperti bahan organza tapi versi yang lebih flowy dan easy to wear for everyday  #eheemmmmpromosiii 
Terusss bisa didapat dimana? bisa kamu dapatkan di www.restuanggraini.com atau ke instagram @ra_info & @ra_infoscarves 

Semoga bermanfaat...
Oh iyaa jangan lupa untuk ngelike & subscribe youtube channel aku yaa
See ya next post
_LovEtu_
QuickEdit
Restu Anggraini
12 Comments
Share This Post :

The Rationalist: God Speaks through His Creation


Bismillahirrohmannirrohiim..

Ya Allah, please bring me out of the darkness of doubt and favour me with the light of comprehension.
Ya Allah, open to us the doors of your mercy and unfold for us the treasure of your knowledge by your mercy. O the most merciful of the merciful ones.

Fourteen centuries ago, Allah sent down the Qur'an to Prophet Muhammad saw. as a book of guidance and rahmat to the whole universe. This is the Book about which there is no doubt, a guidance for those conscious of Allah, the Al-Muttaqun (Q.S. Al-Baqarah: 2). From the day of its revelation to the day of judgment, Allah Himself who will guard it from the corruption (Q.S. Al-Hijr: 9).

I still remember the day I studied the Quran and learned to recite it when I was a child. The verse that always resound in my head is Q.S. Al-Jaatsiyah: 13

“Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir”

If you guys remember ETU Spring/ Summer 2016 collection on Jakarta Fashion Week year ago, I presented “The Rationalist” collection inspired by Allah’s perfection in the nature and in His creation. It is the golden ratio, which originally based on The Fibonacci numbers.

The Fibonacci numbers is that each one consists of the sum of the two numbers before it.

0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987, 1597, 2584, …

Fibonacci numbers have an interesting property. When you divide one number in the sequence by the number before it, you obtain numbers very close to one another. In fact, this number is fixed after the 13th in the series. This number is known as the "golden ratio" or 1.618

233 / 144 = 1.618
377 / 233 = 1.618
610 / 377 = 1.618
987 / 610 = 1.618
1597 / 987 = 1.618
2584 / 1597 = 1.618

“You will not find any flaw in the creation of the All-Merciful. Look again-do you see any gaps? Then look again and again. Your sight will return to you dazzled and exhausted!” (Q.S. Al-Mulk, 3-4)

Source: Google Image Search "Golden Ratio in Nature"
Yes! The Rationalist was inspired by the beauty and perfection of Allah’s creation in the nature. And I am proud that my (side) job as a fashion designer can also be my way to share about the beauty of Islam and to share the message of the Quran. Wallahu’alam.

As the Quran says several times “Innafii dzaalika la-aayatulliqoumiy yatafakkaruun (Verily, in it are signs for a people who think deeply)”, I do believe (and indeed, we all have to), that Allah does speak through His creation and through the nature.

To remind you about The Rationalist S/S 2016 collection, I share you our press release on Jakarta Fashion Week 2015-16.

ETU by Restu Anggraini
Spring/ Summer 2015 – 16
 “The Rationalist” Concept

The concept behind ETU design is Restu Anggraini interest in taking men's shapes and translating them into womenswear. In Restu opinion, menswear like long coat, blazer, trousers, shirt, T-shirt, etc. are just about the garments; it all means the same thing. No matter if it's a man or woman wearing it, they are a neutral zone. When we talk about modest fashion for women, we have to follow the rules of Islamic fashion which are extent of body covered, looseness, thickness, and overall appearance. And in ETU Spring Summer JFW 2016, Restu feels that menswear shapes which boxy, oversized, and masculine are very suitable for the “modest” concept of ETU. So, ETU think to people, not to gender.
When talking about premium modest workwear segment, people will always think about clean and functional look. And perhaps, it makes the choices very limited and challenging. The purpose of ETU design is to create unique silhouettes by interlacing several fabrics with paneling, color contrast, and fabric manipulation technique. So, we want to make ETU different by applying a unique technique as our design hallmark. You could simply see it in this collection by which ETU used layered basic garments, (where both gender could wear it) to create the clean and functional look. Thus, makes the look of workwear to become more sophisticated in its silhouettes.
Moreover, ETU also introduces The Golden Ratio construction into her basic garments and asymmetric outers through its new pinching and origami petal geometric techniques. The Golden Ratio, which originally based on The Fibonacci numbers, is widely believed as the work of God in nature. The Golden Ratio is a product not of mathematical imagination, but of a natural principle related to the laws of equilibrium. The Golden Ratio is an aesthetic rule well known and applied by artists.


Nautilus has Golden Ratio Properties on Its Shell Geometry
Works of art based on that ratio represent aesthetic perfection. Some of the most well known Golden Ratio structures and arts are the design of natural spiral in nautilus and sea shell, The Mona Lisa, The Phartenon, da Vinci’s illustration on De Divina Proportione, etc. The spirals based on The Golden Ratio contain the most incomparable designs we can find in nature. In conclusion, The Golden Ratio which consistently appears in the sleeves, collar, front panels, details, necktie, and even in waistline measurement on this collection will express ETU efforts in creating the beautiful and timeless designs with uncompromised quality.

Collection Story

In this Spring/ Summer 2016 Jakarta Fashion Week campaign, ETU tells about successful young woman who always thinks logically before actually thinking an action, including on how to dress themselves. She is very smart, confidence, classy, and highly socialite.

Seeing herself of being powerful, she always thinks of herself as a role model and a good example on everything she does. That’s why everything in this collection is carefully analyzed and tailored to every empowered and successful woman’s needs. 

QuickEdit
Restu Anggraini
2 Comments
Share This Post :

#ETUgoingplaces - Ria Etu Chicago Trip with Bekraf & Wardah Beauty


Haaiiii aku lanjutin lagi yaaa cerita Business Trip aku ke Chicago. Sedikit review tentang post sebelumnya yaitu "#ETUgoingplaces: Chicago Trip with Bekraf" aku dan beberapa teman desainer Indonesia seperti ; Ria Miranda, Irin dari Kami Idea, Ka Rimma dari KAIMMA Malabis, dan Mba Isni dari Ltru mendapatkan kesempatan yang luar biasa untuk bisa ekspansi ke pasar Amerika, pasar yang mana, sama sekali tidak terpikirkan oleh kami semua karna mengingat jarak yang di tempuh juga amat sangat jauh, sangking jauhnya aku sampe berbekal banyak obat-obatan traditional #anaknyabeneranlokalbanget #biargakmabok okeehh lanjutttt.....
Ketika Transit di Narita, kami langsung cuss cari makanan, yang halal dounk pastinya seperti lipstick #intensematte dari Wardah
Kebetulan pada pejalanan kali ini aku super hepi karna satu trip dengan Uni Ria, aku kenal Uni kalau gak salah tahun 2010, pada saat kami sama-sama membuat Hijabers Community. Pasti sudah pada tau dounk apa itu hijabers community? dan pada saat yang sama pula kami sama-sama merintis label kami. Singkat kata, perjalanan pertemanan yang cukup lama membuat aku dan Uni makin dekat. Sampai pada akhirnya kami bersama-sama membuat event Succeeding Together di Melbourne yang disponsori oleh Wardah Beauty berlanjut hingga ke Chicago, Amerika. Seperti yang sudah aku bahas di post sebelumnya, aku dan suami membagi tugas selama di Chicago, begitu pula dengan Uni Ria dan Pandu. 
Kami berdua merasa sangat beruntung memiliki Support System, yaitu suami yang selalu mensupport kami hingga sampai sekarang, karna bagaimanapun juga patner yang paling ideal adalah pasangan kita. 

Aku dan suami ketika sampai di Chicago
Ria Miranda dan Pandu
Di sana kami membagi tugas, para suami yang berjaga di booth, dan para istri membuat campaign di bantu Wardah Beauty untuk membuat dokumentasi perjalanan kami selama di Amerika. Karna kami sadar, generasi sekarang generasi yang melek akan informasi yang cepat, sehingga kami pun ingin membagi pengalaman kami dan mendokumentasikannya. Sebagai pebisnis, buat Aku dan uni, time is money. Kami gak akan mau menyia-nyiakan waktu kami untuk hal-hal yang tidak berguna, kerja keras itu seperti nama tengah kami (tiba-tiba pasang tampang serius sambil menyingsingkan lengan kemeja) hahahhahah bercanda. Intinya apa yag kami lakukan ini semata-mata menjadi salah satu strategy branding, brand kami dan juga menjadi dokumentasi yang nantinya akan kami laporkan kepada BEKRAF yang sudah membawa kami berdua ke sini. 

Aku menggunakan outfit koleksi kolaborasi aku dengan Hijabenka
Awalnya aku merasa bahwa Chicago kota yang sepi, karna hotel dan venue pameran kami ternyata cukup jauh dari kota, tetapi kemudian pikiran itu berubah 180 derajat. Chicago bener-benar kota yang indah, kota kedua yang aku suka setelah Tokyo. Bersih, tenang dan warganya pun ramah-ramah, beberapa kali cara berpakaian kami dipuji oleh orang-orang yang tidak segaja kami temui. Menurut mereka, cara berpakaian kami sangat modern dan indah, bahkan ada yang memuji beautiful terhadap material yang kami gunakan. Wahhh baru saya sadari ketika mengunjungi beberapa butik mewah di sana, mayoritas produknya made in Indonesia! wihhh bangga deh. Secara tidak langsung potensi kita untuk bisa masuk ke pasar Amerika besar juga ya apalagi populasi muslim di Amerika terus meningkat.   
Beruntung rasanya, Wardah selalu support kami, bahkan sampai ke sini. Membantu aku dan uni mewujudkan mimpi kami, membantu kami mengepakkan sayap (kek burung yakk hahhaha) sampai dimana pun. Selain bangga karena Wardah adalah produk Indonesia yang mampu bersaing dengan brand makeup international, produk-produk wardah selalu inovatif dan pastinya produknya juga halal (ini yang penting).
My fav : Face Mist & Intense Matte Lipstick dari Wardah Beauty
Bersama team Wardah yang super enerjik dan hasilnya pun juarakkk... Dream team banget kalo sama mereka 
Buat aku dan uni, Chicago memberikan banyak inspirasi untuk mendesain, iya gak sih un? Kota yang cantik, modern dan nyaman membuat kami berdua ingin berlama-lama di sini, tapi sayangnya kita gak bisa lama-lama, mengingat ada anak, show JFW yang di depan mata dan karyawan yang harus kita pantau hahahahhhahah
Seminggu bersama uni tuh rasanya seru banget. Pantesan yaahh banyak banget fansnya uni. Selain humble, uni tuh perhatian, enak diajak diskusi, keibuan, empatinya tinggi banget, seruuu banget, konyol dan jail tapi uni juga termasuk orang yang tegas dan to the point. Liburan ataupun kerja bareng sama uni itu nyenengin banget. Kira-kira kemana lagi yaa un kita akan berpetualang ehheheheheheh

Ohh iyaaa ini ada sedikit video perjalanan kami berdua yang di buat oleh fuadi yang sangat2 profesional dan vlog aku yang amatiran hahahahah


Aku dan Uni Ria bersama para suami yang siaga membawa perlengkapan kami


See you our next trip... 
Oooohh iyaa jangan lupa subscribe youtube channel aku yaaaa
_LovEtu_

   
QuickEdit
Restu Anggraini
15 Comments
Share This Post :
[name=Restu Anggraini] [img=https://4.bp.blogspot.com/-bDJX3cXnFis/V_pS2-fwWgI/AAAAAAAADQ8/2U9-OBGMankel14GalMxOgSZFKBE3UAmQCLcB/s1600/Restu%2BAvatar.jpeg] [description=I am Restu Anggraini, graduated from Event Management (MICE - State Polytechnic of Jakarta) and studied fashion in Phalie Art Studio and ESMOD, Jakarta. I am a proud fulltime mother and a fashion designer in my sparetime. Enjoy reading my daily journal!] (youtube=https://www.youtube.com/user/restuanggraini) (facebook=https://www.facebook.com/profile.php?id=1579534207&ref=br_rs) (twitter=https://twitter.com/restuanggraini) (instagram=https://www.instagram.com/restuanggraini/)

Follow @restuanggraini